Tag

, , , , , , , ,


Ramadhan bukan “bulan festival” bagi umat Islam, bukan hanya  bulan di mana kita harus menahan diri dari makanan, air dan sikap buruk saja; tapi bulan ketika seorang Muslim harus memperhatikan makna nyata dan nilai-nilai puasa selama suci bulan. Ini adalah bagian integral dari praktik keagamaan Ramadhan untuk peduli terhadap lingkungan dan melindungi sumber daya alam Bumi yang sangat berharga.

Seorang Muslim harus menerjemahkan ajaran besar Islam, khususnya selama bulan Ramadhan, menjadi langkah-langkah yang serius dan praktis untuk mengatasi tantangan yang dihadapi dunia kita – seperti kemiskinan, kelaparan dan masalah lingkungan.

Selain seorang Muslim harus tertarik di bulan Ramadhan pada ritus keagamaan, kerjasama, pengampunan, dan lain-lain; seorang Muslim juga harus hidup sederhana di bumi (Zuhud), tidak menjadi boros, melindungi dan merawat lingkungan dan aset alam. Penurunan kalori serta jejak karbon, menjadi peluang bagus untuk menunjukkan tanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan di bulan suci.

Dalam Islam, hubungan manusia dengan bumi dipandang sebagai  “Penjaga” (Pemelihara Amanah).

Dan (ingatlah) tatkala Tuhan engkau berkata kepada Malaikat : Sesungguhnya Aku hendak menjadikan di bumi seorang khalifah. Berkata mereka : Apakah Engkau hendak menjadikan padanya orang yang merusak di dalam nya dan menumpahkan darah, padahal kami bertasbih dengan memuji Engkau dan memuliakan Engkau ? Dia berkata : Sesungguhnya Aku lebih mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.(Al Baqarah 2:30)

Harus dimengerti bahwa manusia harus bekerja ke arah konservasi ekosistem bumi, menjamin keberlanjutan sumber daya alam untuk generasi mendatang. Manusia tidak harus menjadi boros dalam konsumsi makanan, kain atau sumber daya alam. Seperti dikutip dalam Quran:

Makan dan minumlah yang Allah telah disediakan dan tidak berlaku buruk serta membuat kerusakan di muka bumi (Al Baqarah 60)

Singkatnya, untuk menjadi seorang Muslim harus beribadah dan menjadi “Penjaga” (Pemelihara Amanah), yaitu untuk mencapai kehidupan berkelanjutan di Bumi. Hal ini sangat jelas dalam literatur tentang dasar-dasar Agama Islam.

Jadi, sebagai Muslim, kita memiliki tugas sebagai pelayan atas planet ini dan merupakan tanggung jawab kita untuk memastikan bahwa sumber daya dan lingkungan yang digunakan berkelanjutan. Bulan Ramadhan adalah kesempatan kita untuk membuat pengalaman shaum   lebih ramah lingkungan dengan mengadopsi gaya hidup ramah lingkungan.

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=QHnB8tOZf9A]