Tag

, , ,


Sumber Foto: http://paoir.wordpress.com/2010/03/11/kenapa-rokok/
Saat ini banyak orang mempermasalahkan rokok dari sisi kesehatan, agama, ekonomi bahkan ideologi, politik, sosial dan budaya. Bahkan pada artikel Detik disebutkan bahwa: “Sebulan sudah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan polemik rokok dalam UU Kesehatan. Namun hingga saat ini Menteri Kesehatan belum melaksanakan poin-poin putusan MK yang menyudahi silang sengketa tersebut.”

 

“Tujuan besar dari perjuangan antirokok adalah melarang perusahaan rokok mengajak orang untuk merokok. Mengajak dalam berbagai cara,” kata M. Joni selaku kuasa hukum Komnas Perlindungan Anak dan Tobacco Control Support Centrel (TCSC) saat berbincang dengan detikcom, Selasa, (6/12/2011).

 

Pada awalnya manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata.

 

Kata “tembakau” mungkin berasal dari nama pulau Tobago. Menurut kesaksian pelaut Spanyol, yang tiba bulan Oktober 1942 silam. yang terkenal dengan ekspedisi Columbus saat ini Amerika Tengah. Kata “tobaco” berasal dari penduduk setempat yaitu memutar daun berukuran besar yang dimaksudkan untuk ritual merokok. Columbus disana bertemu dengan orang tua yang sedang merokok atau disebut dengan “Injun”, lalu penduduk setempat menawarkan kepada sang kapten kapal, dia tidak bisa menolaknya dan mencoba untuk “merokok” yang digunakan orang-orang Indian, dia tidak hanya mencoba akan tetapi juga menyita daun tembakau yang dimiliki penduduk setempat untuk dibawa pulang. Selanjutnya, orang-orang Spanyol dan Portugis membawa daun dan biji tembakau ke Eropa kemudian orang-orang Eropa juga mulai menanam tembakau tersebut.

 

Berikut adalah beberapa bahan kimia yang terkandung di dalam rokok:
  1. Nikotin, kandungan yang menyebabkan perokok merasa rileks.
  2. Tar, yang terdiri dari lebih dari 4000 bahan kimia yang mana 60 bahan kimia di antaranya bersifat karsinogenik.
  3. Sianida, senyawa kimia yang mengandung kelompok cyano.
  4. Benzene, juga dikenal sebagai bensol, senyawa kimia organik yang mudah terbakar dan tidak berwarna.
  5. Cadmium, sebuah logam yang sangat beracun dan radioaktif.
  6. Metanol (alkohol kayu), alkohol yang paling sederhana yang juga dikenal sebagai metil alkohol.
  7. Asetilena, merupakan senyawa kimia tak jenuh yang juga merupakan hidrokarbon alkuna yang paling sederhana.
  8. Amonia, dapat ditemukan di mana-mana, tetapi sangat beracun dalam kombinasi dengan unsur-unsur tertentu.
  9. Formaldehida, cairan yang sangat beracun yang digunakan untuk mengawetkan mayat.
  10. Hidrogen sianida, racun yang digunakan sebagai fumigan untuk membunuh semut. Zat ini juga digunakan sebagai zat pembuat plastik dan pestisida.
  11. Arsenik, bahan yang terdapat dalam racun tikus.
  12. Karbon monoksida, bahan kimia beracun yang ditemukan dalam asap buangan mobil.
So…….Silahkan Anda Merokok, Asal Pakai Kresek Di Kepala Anda……Mengapa? Sesuai HAM anda bebas merokok karena itu hak azasi, namun anda tidak boleh meracuni udara di sekitar anda dengan 12 bahan kimia di atas karena itu bukan milik anda🙂