Tag

, , ,


Oleh Eka Merdekawati K.S on 23 October , 2011 (http://bisnis-jabar.com/index.php/2011/10/ayo-bermain-mendidik-lewat-pojokpendidikan-com/)

Bermain bukan hanya menghabiskan waktu dan bersenang-senang semata. Hal inilah yang dibuktikan oleh pojokpendidikan.com, sebuah komunitas untuk guru yang melakukan inovasi dalam hal pengajaran untuk siswa. 

Pojokpendidikan.com sendiri melakukan pengajaran melalui aneka permainan yang diciptakan oleh para guru. Aneka permainan digital dan board game pun tersedia untuk para siswa dari tingkat SD hingga SMA.

“Permainan-permainan ini merupakan ide dari para guru untuk aneka pelajaran. Sampai saat ini ada 20 permainan digital dan 2 board game. Kebanyakan ide dari guru dan nanti ada orang yang khusus untuk menciptakan permainannya dari kami,” jelas Asep Sufyan, Trainer IT pojok pendidikan, hari ini.

Diakui Asep, hingga kini pojok pendidikan yang berdiri sejak 2008, mulai menyebar ke berbagai daerah di Jawa Barat seperti Karawang dan Bekasi. Asep menuturkan hingga kini permainan hasil dari pojok pendidikan masih digunakan terbatas untuk guru yang tergabung di komunitas tersebut.

“Yang pakai permainan ini guru yang tergabung di kita untuk pengajaran ke siswanya. Sampai saat ini masih dalam rencana untuk menjual. Semoga akhir tahun ini dapat terealisasikan,” terang Asep.

Salah satu permainan yang diciptakan adalah permainan fisika untuk kelas 2 SMP. Papan permainan yang berisi alur perjalanan dari rumah sampai sekolah ini mengajarkan murid untuk dapat menghafalkan rumus kecepatan.

Caranya, murid cukup mengeluarkan kartu “waktu” dan “kecepatan” untuk mendapatkan jumlah kotak jalan yang perlu ditempuh menuju sekolah. Dengan cara seperti ini, ujar Asep, murid dapat lebih mudah menghafalkan rumus kecepatan yang diajarkan oleh guru.

Permainan lain adalah board game yang mengajarkan murid untuk belajar Bahasa Sunda. Permainan yang bisa digunakan untuk siswa SD hingga SMA ini mengajarkan aneka istilah bahasa sunda yang selama ini belum diajarkan dalam kurikulum.

Jadi, siapa bilang bermain itu tidak mendidik?

Liputan Lain: