Tag

, , , , , , ,


oleh CHRISTOPHER MIMS Technology Review – MIT Published 2011/08/30 (http://www.technologyreview.com/blog/mimssbits/27121/?p1=blogs)
Melihat sekeliling kita, apa masalah utama yang kita hadapi, dalam cara apapun kesempatan apa yang menyerupai era awal PC? Hanya ada satu: energi.
Perjuangan untuk membuat komputer dapat digunakan oleh pengguna sehari-hari sudah selesai dilakukan. Anak Balita saya bahkan bisa mengetikkan dua kata dan dia sudah dapat menavigasi YouTube pada iPad. Kita semua bisa melihat makna hal ini: Apple menang, baris perintah pada komputer hilang, dan masa depan komputasi akan dibentuk untuk kebutuhan kita, bukan sebaliknya. Steve Jobs melakukannya.
Sekarang kita harus menerapkan kejeniusan untuk masalah dunia yang paling mendesak. Sesuatu yang mewakili ancaman yang luar biasa terhadap lingkungan dan fihak-fihak yang sudah mengorbankan standar hidup kita.
Sangat penting untuk memahami bahwa Jobs, Gates dan semua jenius lain  di zaman mereka – waktu kelahiran komputer pribadi sebagai hobi sampai sekarang, yang lebih pendek daripada satu generasi hidup manusia – tidak hanya luar biasa. Mereka juga hidup di waktu yang luar biasa, sehingga memiliki kesempatan untuk menciptakan peluang bagi diri mereka sendiri yang akan menjadi industri dunia yang paling transformatif.
Berikut adalah alasan bahwa mengapa Steve Jobs berikutnya – memang, harus – muncul di bidang energi.
1. Masalah komputer pribadi sudah “dipecahkan” – Itu sekarang hanya sekedar “alat”.
Ketika produk komputer sudah mencapai tahap ini, dengan inovasi menjadi keharusan inkremental. Sebuah Mobil adalah analogi yang baik. Kendaraan listrik, proses perakitan, dan otomatisasi penuh pabrik mobil – tapi itu semua masih sebuah mobil .
2. Energi adalah masalah yang mendesak berikutnya.
Jika kita tidak memecahkan energi melalui kombinasi efisiensi, mendistribusikan pembangkitan, mekanisme pendanaan baru, teknologi baru dan apa pun yang kita bisa lakukan, perekonomian kita bisa runtuh (dalam jangka pendek) dan planet ini akan “tidak ramah lagi dan bermusuhan” kepada penduduk bumi seperti apa yang diproyeksikan (pada akhir abad ini).
Jobs berkata kepada orang-orang di tim Apple bahwa mereka akan mengubah dunia, dan mereka percaya padanya. Tidak ada industri lain di mana seorang insinyur atau ilmuwan bisa memiliki dampak begitu besar sekarang.
3. Penggemar ada di bidang ini, dan memberikan mereka akses ke teknologi yang lebih baik akan mempercepat pengembangan dan adopsi inovasinya.
Komputer Apple pertama kali digunakan adalah trik Steve Wozniak  untuk mengesankan teman-temannya di klub komputer rakitan – hanya kemudian mereka melakukannya menjadi sebuah bisnis. Itu mirip di mana banyak teknologi energi saat ini, khususnya energi surya dan “Smart Meter” (Pengukur Listrik Pintar) . Agar teknologi tersebut bisa lepas landas, harus ada fihak/populasi pengadopsi awal (Early Adopter) yang melihat potensinya dan bersedia untuk mengambil kesempatan menggunakannya. Memang, mereka harus “menjadi sedikit gila”. Di bidang Energi penuh dengan orang-orang seperti itu, dan kenaikan harga bahan bakar yang tinggi ditambah kerawanan pasokannya akan membawa lebih banyak lagi dari mereka masuk ke bidang ini.
4. Masalah pada titik ini adalah desain, komersialisasi, pemasaran, dan sekali lagi desain, desain dan desain.
Mengapa Google, Microsoft dan Cisco semua baru-baru mengundurkan diri dari bidang manajemen energi rumah? Mungkin karena tidak satupun dari mereka bisa menemukan cara untuk membuat teknologi yang dapat diakses. Sebuah survei terbaru dari IBM menunjukkan bahwa orang tidak tahu apa-apa tentang listrik, sehingga “Smart Meter” (Pengukur Listrik Pintar) kebanyakan dari kita tidak tahu apa fungsinya.
Teknologi energi sukses bila dapat “plug and play“, WYSIWYG (Apa yang kamu lihat, apa yang kamu dapatkan), dan bahkan mungkin menginspirasi seseorang untuk menyebutnya “sebuah kegilaan.” Hal itu “harus berfungsi,” seperti iPhone atau Mac OS X. Itu akan menciptakan setiap “bit polarisasi” seperti Apple, karena akan mengabarkan semua keberanian untuk memecahkan masalah dan akan mendorong “Geeks” dan “orang aneh” itu mencoba menciptakan sesuatu.
Teknologi Energi yang benar benar manjur tidak hanya akan terlihat keren karena beberapa desainer industri meletakkannya pada kemasan atau memiliki kampanye iklan yang menarik, namun memiliki semua hal yang dibutuhkan, karena didalamnya ada “DNA“, yang mendorong perfeksionis untuk menemukan cara menjawab kebutuhan dan keinginan pengguna energi serta membuat solusinya  .
Desainer Teknologi seperti ini tidak menggunakan “kelompok fokus” (Focus Group) karena mereka pada akhirnya hanya menangani selera mereka sendiri. Mereka termasuk Steve Jobs, Nintendo Miyamoto, dan puluhan orang lain yang namanya kita tidak tahu, tetapi telah mengisi hidup kita dengan penemuan-penemuan ikonik mulai dari “kamera Flip” sampai klip kertas. Banyak inovasi akan lahir di abad 21, tetapi hanya orang yang bisa benar-benar transformatif, yang bisa menimbulkan sesuatu yang bisa menggantikan Apple sebagai perusahaan terbesar di dunia, dan itu akan di bidang energi.
Related articles, courtesy of Zemanta: